Model Penilaian Formatif dengan Teknik Observasi (Pengamatan)

Teknik Penilaian Formatif Melalui Observasi (Pengamatan)

Teknik Penilaian Formatif Melalui Observasi (Pengamatan)
Teknik Penilaian


Gurusd.id - Saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung, observasi dapat dilakukan oleh pendidik untuk mengetahui apa yang sudah dan belum dikuasai oleh peserta didik dalam hal sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik. 


Menurut Bell dan Cowie (2002), pendidik dapat mengetahui apa yang telah dan/atau belum dikuasai oleh peserta didik melalui apa yang dikatakan, dilakukan, dan dihasilkan oleh peserta didik.


Terdapat beberapa bentuk instrumen yang dapat digunakan oleh para pendidik untuk mendapatkan data mengenai kemajuan peserta didik: 

  • Catatan Anekdot,
  • Buku Catatan Anekdot,
  • Kartu Catatan Anekdot, dan
  • Label atau Catatan Tempel (Sticky Notes).


Catatan Anekdot


Catatan anekdot merupakan catatan singkat yang ditulis selama pelajaran di saat para peserta didik sedang bekerja dalam kelompok maupun secara individual, ataupun setelah pelajaran usai.


Pendidik membuat catatan mengenai kemajuan peserta didik menuju pencapaian target belajar. Catatan yang dibuat dapat menggambarkan kemajuan peserta didik secara umum dan/atau secara individual.


Catatan anekdot memiliki beberapa fitur:

  1. Menerangkan tanggal, tempat dan waktu berlangsungnya kejadian, dan siapa observernya.
  2. Melukiskan peristiwa yang faktual dan obyektif.
  3. Pencatatan dilakukan saat proses belajar mengajar berlangsung atau setelah selesai kegiatan belajar mengajar sebagai hasil refleksi pendidik.
  4. Bersifat selektif, dipilih peristiwa yang penuh arti dan ada hubungannya dengan target pembelajaran.
  5. Diberikan solusi, tindak lanjut, atau umpan balik dari kejadian yang terjadi pada peserta didik.


Contoh: Seorang pendidik baru saja membelajarkan peserta didiknya tentang nama-nama sejumlah alat olahraga. Salah satu kegiatan belajar yang dilakukan peserta didik adalah menjodohkan nama-nama alat olahraga dengan gambarnya. Selama mengerjakan kegiatan belajar tersebut, pendidik berkeliling kelas mengamati peserta didiknya. Pendidik mendapati seorang peserta didik menjodohkan nama-nama alat olahraga dengan gambarnya seperti pada Gambar Pekerjaan Peserta didik dibawah.

Pekerjaan Peserta didik

Catatan anekdot yang dibuat pendidik

Catatan anekdot yang dibuat pendidik


Buku Catatan Anekdot


Buku catatan anekdot adalah buku yang berisi lembar-lembar isian observasi yang dibagi menjadi beberapa bagian untuk masing-masing peserta didik.


Dengan buku catatan anekdot, seluruh observasi mengenai seorang peserta didik secara individual berada dalam 1 (satu) buku dan dapat memberikan gambaran mengenai pembelajaran peserta didik selama periode tertentu.


Fitur-fitur buku catatan anekdot pada dasarnya sama dengan fitur-fitur pada catatan anekdot.


Pada Gambar dibawah disajikan contoh catatan yang diambil dari buku catatan anekdot.

Buku Catatan Anekdot


Kartu Catatan Anekdot


Kartu catatan anekdot adalah kartu catatan berukuran 12,5 cm x 17,5 cm untuk masing-masing peserta didik yang disimpan dalam satu map.


Pencatatan dapat dilakukan pada saat proses kegiatan belajar berlangsung atau setelah proses kegiatan belajar mengajar usai sebagai hasil refleksi pendidik.


Gambar dibawah merupakan sebuah contoh penilaian formatif dengan kartu catatan anekdot.

Kartu Catatan Anekdot


Label atau Catatan Tempel (Sticky Notes)


Pendidik dapat membawa sebuah papan jalan (clipboard) dengan selembar label atau setumpuk sticky notes, lalu melakukan observasi sambil berjalan mengelilingi kelas.


Sticky notes memiliki beberapa fitur:

  • Berbentuk stiker atau label,
  • Melukiskan peristiwa yang faktual dan obyektif,
  • Berisi peristiwa penting dan selektif,
  • Penulisan dapat dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung atau diakhir proses pembelajaran, dan
  • Label-label ditempel dalam buku observasi.


Contoh label/cacatan tempel:

Sticky Notes


Sebagaimana halnya catatan anekdot, buku cacatan anekdot dan kartu catatan anekdot, sticky notes dapat digunakan untuk mencatat perkembangan peserta didik dalam hal sikap, pengetahuan, dan keterampilan berdasarkan data yang diperoleh dari proses pengamatan di kelas.


Demikian yang dapat kami sampaikan tentang Teknik Penilaian Formatif Melalui Observasi (Pengamatan), semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Posting Komentar untuk "Model Penilaian Formatif dengan Teknik Observasi (Pengamatan)"